Sabang Marine Festival akan diadakan pada tanggal 26-30 April

Jakarta (LBI) - Sabang Marine Festival/SMF 2018 dipastikan diikuti sebanyak 22 kapal yacht dari mancanegara. Even berlangsung di Sabang, Provinsi Aceh, pada 26-30 April 2018. 

Kegiatan SMF ini memasuki tahun keempat dengan tema Sabang-Golden Marine Tourism Triangle’, menjadi sarana efektif mempromosikan Sabang sebagai destinasi marine tourism kelas dunia, sekaligus mendorong pertumbuhan kawasan segitiga emas yaitu Indonesia-Malaysia-Thailand (IMT- GT). 

Ketua Tim Percepatan Pengembangan Wisata Bahari Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Dwisuryo Indroyono Soesilo mengatakan, SMF 2018 menempuh jalur pelayaran meliputi, Sabang (Indonesia)--Phuket(Thailand)--Langkawi (Malaysia). 

“Kerjasama IMT-GT dapat dimulai dari kerjasama marine tourism, antara lain diwujudkan dalam Sabang Marine Festival 2018,” papar Indroyono Soesilo didampingi Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang (BPKS) Sayid Fadhil dalam jumpa pers di Gedung Sapta Pesona Jakarta, kantor Kemenpar (16/4). 

“Kita mentargetkan wisata bahari akan memberikan kontribusi sebanyak empat juta wisatawan mancanegara (wisman), 500 ribu di antaranya wisman kapal pesiar (cruise) dari target 20 juta wisman pada 2019,” kata Indroyono Soesilo. 

Kemudahan perijinan masuknya kapal yacht dan cruise sebagai salah satu yang mendorong meningkatnya kunjungan wisman. _Marine tourism_ di Indonesia, termasuk yang memperoleh kemudahaan pelayanan karantina, pelabuhan, imigrasi, bea dan cukai, serta administrator pelabuhan (QICP). “Pelayanan QICP untuk event SMF 2018 dilakukan dalam kantor layanan satu pintu supaya lebih cepat,” tegas Indroyono. 

Kepala BPKS Sayid Fadhil mengatakan, tujuan penyelenggaraan SMF 2018 selain meningkatkan kunjungan wisman ke Sabang, juga dalam rangka melahirkan jalur Regatta Yachting Golden Triangle SaPhuLa (Sabang, Phuket & Langkawi), sebagai jalur tiga destinasi dalam satu paket wisata. 

Melalui event SMF 2018 akan menjadi momentum untuk melakukan kompetisi free diving kelas dunia, karena Sabang merupakan destinasi diving kelas dunia memiliki lebih dari 22 diving site sebagai salah satu daya tarik. 

“Sebagai marine tourism kelas dunia, Sabang memproyeksikan tahun ini dikunjungi sebanyak 61 kapal yacht, 9 kapal cruise, dan 6.210 divers, total sebanyak 29 ribu wisman, sedangkan tahun 2019 akan meningkat menjadi 76 kapal yacht, 10 kapal cruise, dan 10.736 divers total sebanyak 38.681 wisman,” kata Sayid Fadhil. 

Event SMF 2018 akan dimeriahkan dengan berbagai kegiatan antara lain: *Kenduri Laot, Art and Performance, Yachts Parade, Fun Bike, City Tour Sabang dan Banda Aceh, serta Launching Sabang Yacht Club (gs). 

Foto: Istimewa
Kembali ke Kearifan Lokal
Sejatinya, Kearifan Lokal justru mengakselerasi
Modernisasi ke arah yang lebih sehat....
Bogor Sehat (Sejahtera Aman Tentram)