Cruise Tourism Mendatangkan Turis

Batu Bara/Sumut (LamanBerita.web.id) - Kesepakatan bilateral RI-Singapura sejak 2015 tentang “cruise tourism” atau wisata kapal pesiar yang akan memasuki wilayah Indonesia, membuahkan hasil yang baik. 

Pada April Minggu Pertama, Indonesia kedatangan dua kapal pesiar mewah, Genting Dream yang mengunjungi Surabaya dan Jakarta (3-4/4) dan Superstar Libra ke Sumatera Utara (5/4). 

Indroyono Soesilo, Penasehat Kehormatan Menteri Pariwisata menyambut baik kedatangan dua cruise tersebut. "Potensi pengunjung atau wisatawan dari kapal pesiar itu ada sekitar tiga juta penumpang yang bepergian di region dan kepulauan Indonesia, namun baru ada sekitar 10 persen yang mengunjungi Indonesia," jelas Indroyono Soesilo. 

Data yang diterima Kemenpar dari laporan kunjungan kapal pesiar pada 2017 tercatat sebanyak 200.000 wisatawan, dan pada 2018 diperkirakan ada 320.000 wisman, sedangkan target hingga akhir 2019 sebanyak 500.000 wisman kapal pesiar. 

Yang tak kalah menariknya adalah dnamika pertumbuhan wisata di Sumatera Utara, terlebih dengan telah dibentuknya oleh Pemerintah Pusat tentang Badan Otorita Pariwisata Danau Toba (BOPDT). Pesona Toba yang sudah mendunia menjadi magnet besar bagi kunjungan wisman. 

Kedatangan Kapal Pesiar Superstar Libra di Pelabuhan Kuala Tanjung, Kabupaten Batu Bara (5/4), pun menjadi pemicu bakal kian derasnya wisman ke Toba melalui jalur laut, disamping jalur udara yang kini sudah ada Bandara Silangit. 

“Kedatangan Superstar Libra ini diantaranya untuk trial bagaimana kapal ini bersandar. Pelabuhan ini masih baru. Secara teknis tidak ada masalah. Semua bagus dan lancar. Momen ini kedepannya sangat penting,” jelas Direktur Utama Badan Otorita Pariwisata Danau Toba (BPODT) Arie Prasetyo. 

Kesiapan Pemprov Sumut dan Pemda setempat dalam melayani wisman memang sangat serius. Makanya, ketika Cruise Libra tiba, disamping ada sambutan tarian khas daerah, pemberian cinderamatq, kesigapan pihak pelabuhan/Pelindo membantu izin imiigrasi, penyediaan shuttle bis wisata, juga turut langsung hadir Wakil Gubernur Sumatera Utara Nur Manurung, Dirut Pelindo I Bambang Cahyana, Wakil Ketua DPD Asita Adil Anwar, Kabid Infrastruktur Pariwisata Bahari Kemenkominfo Velly Asvaliantina, Kepala Bea Cukai Kualatanjung Yudi Darmanauli serta Dirut BPODT. 

Dari jumlah total 700 wisman yang naik Cruise Libra, 280 diantaranya turun dari kapal dan ikut menikmati wisata kota Medan. “Mereka mengunjungi beberapa pusat keramaian. Rata-rata wisatawan yang datang lebih senang dengan wisata shopping dan kuliner. Para wisman ini sangat familiar dengan suasana di sini, yang mirip dengan daerah asalnya,” ujar Arie. 


Dalam dua minggu kedepan, rute yang sama akan dilakukan kembali oleh Cruise Libra. Dan besar kemungkinan kedepan para wisman akan berkunjung ke Toba yang bisa ditempuh hampir dua jam dari pelabuhan Kuala Tanjung (ab) | Foto: Istimewa 
Kembali ke Kearifan Lokal
Sejatinya, Kearifan Lokal justru mengakselerasi
Modernisasi ke arah yang lebih sehat....
Bogor Sehat (Sejahtera Aman Tentram)