Kasum TNI : Kekayaan Keberagaman Harus Jadi Pemersatu

Jakarta (IndonesiaMandiri) - Salah satu upaya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa yang dilandasi semangat Bhinneka Tinggal Ika perlu ditanamkan sejak dini, terutama di lingkungan pendidikan untuk mengajarkan etika dan moral berbangsa dalam kemajemukan dan menghormati sesama golongan serta memiliki jiwa patriotisme.

Hal tersebut dikatakan Kepala Staf Umum/KasumTNI Laksdya Didit Herdiawan, saat  menjadi pembicara diskusi media dalam Forum Medan Merdeka 9 dengan tema “Upaya Memperkuat Persatuan Dan Kesatuan”,  di Ruang Serbaguna dr. H. Roeslan Abdulgani Kominfo, (21/8).

Kasum TNI menyampaikan bahwa perlunya penguatan etika dan moral di lembaga pendidikan karena saat ini bangsa Indonesia menghadapi tantangan dengan munculnya isu SARA, separatisme, terorisme, radikalisme dan sebagainya, yang merongrong keutuhan NKRI. “Tantangan tersebut bisa ditangkal jika bangsa Indonesia bisa saling menghormati perbedaan-perbedaan yang ada,” tegasnya.

“Bangsa Indonesia mempunyai corak budaya yang sangat beragam, justru kekayaan keberagaman ini harus merupakan bagian kekuatan kita untuk terus bersatu, jika zaman dahulu bisa sekarang juga harus bisa, kuncinya ada di persatuan dan kesatuan,” kata Laksdya Didit Herdiawan.

Terkait dengan pembangunan kekuatan militer guna meningkatkan persatuan dan kesatuan,  diselaraskan dengan kebijakan Presiden RI Joko Widodo yaitu melalui kegiatan membangun dari wilayah pinggiran dan pulau terluar. “TNI bekerjasama dengan Kementerian seperti pembangunan jalan di perbatasan, pos dan patok perbatasan, pembangunan satuan-satuan TNI di daerah perbatasan yang semuanya dilakukan secara serentak,” tambahnya. 

“Upaya-upaya lain meliputi melaksanakan program Bela Negara dan wawasan kebangsaan di daerah dengan bekerjasama dengan Kementerian terkait, yang digelar dari Sabang sampai Merauke dilakukan dengan memberdayakan Babinsa dan Babinkamtibmas. Disamping itu, TNI melaksanakan program TMMD, yang melibatkan aparat daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” sambung Laksdya Didit Herdiawan.

Kasum TNI mengingatkan bahwa berdirinya Indonesia tidak lepas dari sejarah perjuangan yang dilakukan oleh kerajaan-kerajaan besar pada zaman dahulu. Mulai dari Kerajaan Samudra Pasai, Sriwijaya dan Majapahit telah menyatukan Nusantara secara langsung maupun tidak langsung.

Kini, menurut Laksdya Didit, kita semua sebagai generasi penikmat kemerdekaan saat ini harus menjaga dan mempertahankan serta mengisi kemerdekaan dan terus berkarya di NKRI.  “Ingat, kita sebagai generasi penerus bangsa hanya menikmatinya saja, yang berjuang adalah para pahlawan kusuma bangsa, kalau kita  tidak bisa menjaga itu salah besar. Kita harus bisa menjaga secara estafet untuk diteruskan kepada generasi berikutnya,” tandas Kasum TNI (lw).

Foto: PuspenTNI

Kembali ke Kearifan Lokal
Sejatinya, Kearifan Lokal justru mengakselerasi
Modernisasi ke arah yang lebih sehat....
Bogor Sehat (Sejahtera Aman Tentram)