Pemda Halmahera Barat&Kodim 1501 Tebar Benih Ikan Kerapu

Jailolo (IndonesiaMandiri) – Hasil kolaborasi yang baik antara Pemda Halmahera Barat dengan Kodim 1501/Ternate dalam pembudidayaan benih ikan, mulai menuai hasil memuaskan. Hal ini terlihat ketika kedua pimpinan ini melakukan pelepasan benih ikan jenis Kerapu kedalam keramba apung di perairan Desa Matui Kecamatan. Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat (19/8).

Rombongan Kodim 1501/Ternate dipimpin langsung Letkol Abdul Razak bersama ketua Persit KCK Cabang Kodim Ternate didampingi oleh para Danramil dan Perwira Staf Kodim bertolak dari Pelabuhan Residence Ternate menuju perairan Matui.

Rombongan langsung diterima Bupati Halmahera Barat Dany Missy, didampingi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Fredrick Budiman serta Kepala Dinas Perizinan Abdullah, dan langsung melaksanakan pelepasan benih ikan jenis Kerapu kedalam keramba apung yang telah dipersiapkan sebelumnya.

Bupati Dany sangat mendukung penuh program Emas Biru yang sudah dicanangkan oleh Kodam XVI/Pattimura ini, khususnya budidaya ikan menggunakan keramba. Karena di daerahnya memang kaya akan potensi perikanan sehingga sungguh sangat disayangkan apabila tidak dikelola dengan baik. “Pemda telah menganggarkan pada APBD 2017 guna pembuatan keramba apung yang lebih besar dengan kapasitas lebih banyak. Ini dilakukan karena potensi pasar ikan dunia sangat terbuka lebar dan saya telah menggandeng investor dari Korea untuk memasarkan hasil ikan keramba ini kedepannya, sehingga apabila program ini telah berjalan akan meningkatkan taraf ekonomi masyarakat maupun menunjang laju pertumbuhan maupun roda perekonomian daerah juga dapat menggenjot Pendapatan Asli Daerah,” jelas Bupati Dany.  

Sementara itu Dandim 1501/Ternate Letkol Inf Abdul Razak Rangkuti menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari Program Emas Biru gagasan Pangdam XVI/Pattimura, sementara Kodim Ternate sendiri telah memiliki beberapa keramba apung termasuk diantaranya yang berada di perairan Matui. Saat ini bibit yang telah ada di keramba tersebut termasuk pelepasan yang baru saja dilakukan, sudah berjumlah 10.500 ekor dengan ukuran bervariatif. Bibitnya didatangkan dari daerah Buleleng, Bali agar kualitas yang didapatkan berkualitas Ekspor.

“Kita sudah berkomitmen  dengan Pak Bupati untuk bersama-sama mensukseskan program ini karena berdampak nyata bagi daerah. Dalam hal pengelolaan dikoordinir oleh Babinsa bekerjasama dengan masyarakat dengan cara setiap hari masyarakat memberikan pakan dan nanti setelah panen dilakukan bagi hasil sesuai prosentase yang telah disepakati. Dalam waktu tiga bulan ini sudah dapat panen. Selanjutnya dilakukan panen per minggu dan bulan sehingga dapat memastikan ketersediaan stok ikan,”jelas Letkol Abdul Razak.

Ikan yang dihasilkan nantinya memang memiliki nilai ekonomis tinggi baik pada level pasar ikan lokal maupun ekspor. Hal ini kian menarik, karena Pemda Halmahera Barat juga telah memiliki mitra asing untuk pemasarannya sehingga apabila sudah berjalan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian nelayan maupun daerah (bp).

 Foto: Penrem 152

Kembali ke Kearifan Lokal
Sejatinya, Kearifan Lokal justru mengakselerasi
Modernisasi ke arah yang lebih sehat....
Bogor Sehat (Sejahtera Aman Tentram)