KRI Nagapasa - 403 Bergabung dengan Kapal Selam Jajaran KOARMATIM

Surabaya (IndonesiaMandiri) – Setelah menjalani perjalanan dari pabriknya di Korea Selatan sejak 12 Agustus, kapal selam ketiga TNI AL, “KRI Nagapasa – 403” tiba di Dermaga Kapal Selam Koarmatim, Ujung, Surabaya (28/08). Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Ade Supandi bersama Panglima Komando Armada RI Kawasan Timur Laksda Darwanto, menyambut langsung kedatangan kapal selam yang diambil dari nama pewayangan “Nagapasa” dengan arti senjata berupa panah milik tokoh pewayangan Indrajit, putera  mahkota negara alengka. Senjata ini saat dilepaskan memiliki keistimewaan yaitu dapat mengeluarkan ular yang tidak terbilang jumlahnya dan menyerang musuh dengan ganas.

Kapal Selam ini dikomandani oleh Letkol Laut (P) Harry Setiawan, Alumni Akademi Angkatan Laut (AAL) Angkatan 43, diisi oleh 40 awak serta dilengkapi dengan torpedo black shark yang memiliki panjang 6,3 meter dengan diameter 533 mm. Torpedo ini memiliki jarak luncur ideal 50 kilometer dengan kecepatan 50 knot. Senjata kelas berat buatan Whitehead Alenia Sistemi Subacquei (WASS) Italia akan didukung dengan kemampuan lainnya seperti naval combat management system-nya menggunakan MSI-90U Mk 2, Kongsberg Defence Systems. Untuk navigasi, kapal selam ini menggunakan Sagem’s Sigma 40XP inertial navigation system dan Integrating Navigation and Tactical Systems, dan OSI Maritime Systems ECPINS-W.

Kasal menyampaikan bahwa KRI Nagapasa – 403 merupakan kapal selam kelas 209/1400 pertama dari tiga buah kapal selam sejenis yang dibangun di Korea Selatan dan Indonesia. Dalam rangka Transfer of Technology sekaligus Transfer of Knowledge, pembangunan kapal selam ketiga direncanakan akan dilaksanakan di galangan PT. PAL Indonesia. Hal ini merupakan kontribusi positif bagi kemajuan industri pertahanan terutama PT.PAL, dalam proses alih teknologi yang pada gilirannya akan dapat membangun kemandirian produksi dalam negeri dibidang teknologi pengembangan alutsista TNI.
Kehadiran KRI Nagapasa – 403 di jajaran TNI  AL dapat memberikan daya tangkal (Detterence Effect) di kawasan regional dan menambah eksistensinya dalam melaksanakan tugas dan berperan aktif memperkuat pertahanan negara.

Laksamana Ade Supandi berharap kepada Komandan dan seluruh prajurit KRI Nagapasa – 403,  agar dapat menjalankan amanah yang telah diberikan oleh rakyat dan negara. Dengan terus meningkatkan dedikasi dan profesionalitas prajurit matra laut, serta memelihara dan mempergunakan alusista tersebut sebaik – baiknya.

Dengan kedatangan Kapal Selam baru ini yang memiliki segudang kecanggihan didalammya, serta motto yang melekat, “Wira Ananta Rudhira yang berarti Tabah Sampai Akhir”, dibawah komando Komandan Satuan Kolonel Laut (P) Iwa Kartiwa, siap melaksanakan tugas menjaga kedaulatan NKRI.

Tampak hadir dalam acara ini, diantaranya, Asrenum Panglima TNI Laksda Siwi Sukma Adji, Asisten Kasal, Dirjen Kuathan Kemhan, Kasarmatim Laksma  I.N.G. Ariawan, Dansatgas Yekda Kapal Selam (KSDS 209) Laksma TNI Iwan Isnurwanto, M.A.P., M.Tr. (Han).,  Mr. Jang Sang Don selaku Head of Special and Naval Ship DSME, para Pejabat Utama Koarmatim, Pleton Satkopaska Koarmatim, Dislambair Koarmatim, Yon Taifib 1 Mar Surabaya, Puspenerbal dan prajurit Koarmatim, serta undangan lainnya (fm).

Foto: Dispenarmatim

Kembali ke Kearifan Lokal
Sejatinya, Kearifan Lokal justru mengakselerasi
Modernisasi ke arah yang lebih sehat....
Bogor Sehat (Sejahtera Aman Tentram)